Bahaya penyakit ain

 Beberapa waktu belakangan penyakit ‘ain jadi trending perbincangan hangat ditengah masyarakat. ‘Ain adalah penyakit non medis yang dipicu oleh pandangan yang disertai rasa iri, dengki oleh orang lain terhadap orang yang dipandangnya

Dalam riwayat lain juga dijelaskan bahwa ‘ain bisa disebabkan oleh pujian yang disampaikan seseorang terhadap orang lain tanpa menyebut nama Allah, seperti memuji kecantikan/ketampanan seseorang. Selain itu ‘ain juga bisa disebabkan oleh diri sendiri, misalnya saat bercermin anda memuji diri sendiri. Maka dari itu tambahkanlah kalimat “masya Allah” saat memuji diri sendiri maupun orang lain, agar terhindar dari ‘ain.

Penyakit ‘ain sudah ada sejak dahulu kala,Rasulullah SAW membenarkan bahwa penyakit ‘ain itu benar adanya. Beliau mengajarkan kepada kita umatnya untuk banyak berdzikir mendekatkan diri pada Allah SWT agar terhindar dari penyakit ‘ain.

Dalam satu riwayat Rasulullah menjelaskan :
“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa.” (HR. Muslim No. 2188).

‘Ain merupakan penyakit yang berbahaya hingga bisa menyebabkan kematian, Rasulullah mengajarkan kita umatnya untuk membaca do’a agar terhindar dari penyakit ‘ain, do’a ini juga pernah beliau bacakan untuk kedua cucunya Hasan dan Husein.

"Dengan nama Allah, saya meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap jiwa atau setiap mata yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah saya meruqyahmu." (HR. Muslim)

Seperti penyakit lainnya, penyakit ain juga mempunyai beberapa ciri. Adapun tanda terkena gangguan ain menurut Syaikh Abdul Azi As-Sadhan hafidzahullahu Ta’ala adalah, apabila bukan karena penyakit jasmani/penyakit medis, maka umumnya dalam bentuk :

  1. Sakit kepala yang berpindah–pindah.
  2. Wajah pucat.
  3. Sering berkeringat dan buang air kecil.
  4. Nafsu makan lemah.
  5. Mati rasa.
  6. Panas atau dingin di anggota badan.
  7. Detak jantung yang cepat dan tidak beraturan.
  8. Rasa sakit yang berpindah dari bawah punggung dan bahu.
  9. Bersedih dan merasa sempit/sesak di dada.
  10. Berkeringat di malam hari.
  11. Perilaku/emosi berlebihan.
  12. Ketakutan yang tidak wajar.
  13. Sering bersendawa.
  14. Menguap atau terengah–engah.
  15. Menyendiri atau suka mengasingkan diri.
  16. Diam Atau Malas Bergerak
  17. Senang/ terlalu banyak tidur.
  18. Adanya masalah kesehatan tertentu tanpa ada sebab–sebab medis yang diketahui.

Komentar